Reason (IDN)

 

 Ombak terus menerjang ke arah bibir pantai, sepasang kaki tak beralas kan apapaun berdiri di sisinya. Pria itu mencoba mengondisikan diri ke masa lalu. 

Masa lalu saat ia memakai baju yang sama seperti sekarang, tak beralas kaki karena paksaan, tapi tetap saja berbeda.

Tak sama karena tak ada gadis yang bergelanyut mesra di dekapannya, tak ada yang memaksanya melepas alas kaki, tak ada yang berpuisi mengagumi ombak pantai yang berhamburan.

"Kini pantai tak indah lagi, Ann.." Gumam Steve, matanya kosong mengungkapkan hatinya.

Steve pelan berjalan melewati jembatan gantung kecil yang sunyi, sesekali meraba pegangannya menghidupkan kembali masa lalu.

Pria itu tlah sampai dikamarnya. berbaring pelan menenangkan hatinya, sungguh pemandangan terburuk yang melukai hati hingga bagian terkecil sekalipun.

Mengingat Ann tertunduk di pojok kamar dengan darah menghiasi pergelangan tangannya, menodai dress kuning khas Ann. Sungguh Steve tak menyangka hari dimana air mata dipipi Ann adalah saat terakhir ia melihatnya hidup.

Tak terduga air mata kembali mengalir, peduli apa jika temannya tiba tiba datang mengatainya pria culun yang menangisi wanita murahan. Tidak sesungguhnya Ann tidak murahan.

Ia bergerak mencari posisi baring yang nyaman, namun punggungnya merasa ada ganjalan segera ia berdiri membuka seprai, sebuah kertas terpampang jelas.

Dengan penasaran ia membuka perekat kertas itu perlahan, tulisan yang tak asing muncul

 

Ketika kau membaca ini, berarti aku tlah pergi

Aku tak pergi sebentar, aku pergi tuk selamanya

Alasanku hanya 1,,

Mari kuberitahu,

Tunggu sebentar,

Coba renungkan sejenak sebelum kau lanjut ke paragraf selanjutnya

Steve tau ini tulisan tangan gadis itu Ann, dengan tak sadar pikirannya memroses alasan yang menyebabkan Ann pergi.

"Kau tak tahan dengan bully yang dilakukan satu sekolah mengatakan kau murahan bukan,? Tidak Ann, kau sama sekali tak murahan." 

Sudah?

Sekarang kuberitahu, dan apakah yang kau pikirkan itu benar?

Awalnya aku baik-baik saja, tak pernah ada kata murahan untukku. 

Namun, semua berubah ketika aku duduk di kelas 2. 

Maria mengadakan pesta ulang tahun mewah di hotel Morrisete,

Awalnya aku bingung mengapa dia mengundangku, jelas sekali aku bukan gadis kaya yang menjadi temannya.

Tapi, setelah di pertengahan acara tiba-tiba pacarnya Bradd mendekatiku, tunggu Bradd juga temanmu, 

Bradd memaksaku untuk minum

Aku menolak dengan keras, aku mendorong Bradd 

Ia tampak marah sekali, aku takut!!

Bradd menarikku dan meneriakiku "murahan"

Sontak seluruh orang di pesta melihatku

Bradd pun memfitnah ku habis habisan 

Kau tau pasti apa yang setelahnya terjadi,

 

Steve mengingat segalanya, dia menyaksikan adegan itu tapi dia hanya bisa diam.

 

Maria mendekatiku lalu menamparku

Mencaci maki diriku tanpa jeda sedikitpun

Aku berlari keluar menyusuri jalanan malam dengan tangis juga malu

Lalu, Kau datang

Mengajakku duduk di kursi bawah pohon

Menenangkanku, memelukku

Membela ku, tapi kau membelaku dibelakang mereka,,,

Steve meringis mengingat malam itu, malam perkenalannya dengan gadis bersurai Hitam lebat dengan mata coklat tua yang menghangatkan.

Itu hari pertama aku mengenalmu

Kau sangat baik padakku

Tapi, aku takut kau adalah alat yang digunakan Bradd untuk menjatuhkanku karena kau adalah salah satu dari 4 teman dekat Bradd.

Kau juga pria populer

Aku tak mempercayaimu saat itu

Steve berfikir kembali, entah apa yang membuatnya mengejar Ann tanpa diketahui siapapun. Tapi demi apapun Steve tak pernah disuruh atau diperalat Bradd untuk menghancurkan Ann.

 

Dan hari-hari baru dimulai

Seluruh makhluk disekolah mengataiku

"Wanita penggoda", "jalang", "murahan"

Aku stress Steve,

Kau tahu itu, hanya kau yang tak pernah mengataiku seperti itu.

Kau selalu menghampiriku saat pulang sekolah

Kau hanya berbicara disaat tak ada siapapun yang mengenali kita

 

Ringisan kembali terjadi pada Steve, sungguh buruk sikap nya.

Dilain sisi kau membuatku bahagia Steve,

Kau menyemangatiku

Kau menghiburku

Kau ingat musim semi lalu?

 

Disitu Steve tersenyum, itu saat terindah bersama Ann. Benar benar saat yang indah.

 

Itu saat yang paling indah 

Saat kau membawaku ke pantai itu

Kau bersikeras tak mau melepas alas kakimu, tapi setelah aku mengancam tak akan mau bersamamu lagi

Kau melepasnya

Aku kaget,

Harus diakui, Steve mencintai Ann mulai saat itu.

 

Kita pun berjalan ke tepi pantai,

Kau risih karena pasir yang memasuki sela - sela jari kakimu

Aku hanya tertawa melihat tingkahmu

Lalu kita berhenti di bibir pantai,

Menghadap lurus melihat ombak yang bertaburan

Aku berpuisi waku itu, kau ingat kan,

Tiba-tiba kau mendekapku erat

Aku kaget, 

Kau bilang kau mencintaiku

Aku tak percaya

Namun kau menatapku

Aku mencintaimu Steve

Aku mencintaimu!!

 

Steve tersenyum mengingat saat itu, saat dimana ia dan Ann saling mengungkapkan.

Kita pun menjalin hubungan

Hubungan rahasia

Kau tak ingin siapapun tau tentang hubungan kita

Steve merasa bodoh, kenapa ia masih memikirkan reputasi saat itu?

 

Aku tau kau malu Steve

Malu mengakui aku sebagai milikmu

Tapi aku tak masalah 

Aku mengerti

Kau sebenarnya tak suka kau berteman dengan Bradd

Setiap kali aku lewat dihadapanmu dihadapan Bradd juga pastinya

Ia selalu mengataiku

Aku melihatmu

Kau tak mengataiku, kau diam saja

Menatap aku penuh kasihan

 

Andai waktu dapat diputar Steve akan memilih Ann dan mengenalkannya kepada seisi sekolah bahwa Ann kekasihnya, tapi ia terlalu bodoh saat itu dia hanya mendengarkan Bradd yang membicarakan Ann dengan kata kata fitnah dihadapan kekasihnya Maria.

 

Aku tetap mencintaimu Steve

Kau selalu menjelaskannya padaku saat pulang sekolah atau disaat kau mengunjungi rumahku

Aku mengerti Steve

Dan saat itu adalah saat yang membuatku depresi, aku merasa ketakutanku benar

Kau hanya diperalat untuk menghancurkanku

Saat itu, 

Saat kau mengirimi ku pesan singkat

 

"Ann kerumahku sekarang juga, aku punya kejutan untukkmu"

Steve bersumpah, bukan ia yang mengirim pesan itu.

 

Aku tak bisa berfikir lagi Steve,

Aku senang bisa bertemu denganmu

Tapi hari itu sangat menyakitkan bagiku

Hatiku benar benar teriris melihatmu

Mencium Maria, 

Bukan hanya kau berdua disitu

Ada Bradd dan yang lainnya

Kalian melihat kedatanganku 

Termasuk kau Steve,

 

Mike lah yang mengirim pesan itu, Steve sama sekali tak tau dan mereka juga tau tentang hubungan rahasianya dengan Ann.

 

Aku berlari keluar 

Menangis sejadi jadinya

Kau sama sekali tak menyusulku seperti hari itu

Ternyata benar, kau hanya diperalat tuk menghancurkanku

Kau jahat Steve, kau benar benar menghancurkan aku.

Selamat kalian berhasil!!

 

Steve ingin berlari mengejar Ann saat itu, namun yang lain menghasut pikirannya agar tak mengejar Ann, dan bodohnya Steve menuruti temannya begitu saja.

 

Kau mengirimiku pesan

Menjelaskan segalanya

Tapi yang sebenarnya sudah jelas sekali Steve

Dan pagi itu puncaknya

Aku berjalan memasuki kantin yang sedang sangat ramai

Aku sudah tak menghiraukan

Panggilan panggilan itu

Namun, tiba tiba kau datang

 

Steve tak tahan membaca bagian selanjutnya dia sudah tahu apa yang akan terjadi namun ia harus tetap membaca itu.

 

Kau berdiri dihadapanku saat seisi kantin mengataiku

Sungguh aku berfikir kau akan membelaku

Mengakui diriku sebagai kekasihmu

Aku salah Steve, Aku salah, Aku salah

Kau menampar pipiku dengan tangan yang biasa kau gunakan untuk mengelus pipiku lembut

Aku kaget Steve, seisi kantin bersorak senang akan kejadian barusan

Aku hancur Steve!!

Aku hancur!!

Aku menangis sejadi jadinya 

Aku berlari tak peduli lagi siapapun yang melihatku begini

Aku benar benar hancur

Kau jahat Steve, kau jahat

 

Steve tak dapat membendung tangisannya lebih lama lagi ia menangis sejadi jadinya, 

"Tak kusangka kau pacaran dengan gadis seperti itu Steve, kau memalukan." Seru Bradd memandang jijik.

"Ayolah kau tau aku tak benar-benar menyukainya aku hanya jijik melihatnya." Ucap Steve Berbohong ia mencintai Ann.

"Jika kau serius dengan perkataanmu, pergi kehadapannya lalu tampar dia." Seru Maria dengan kekehannya.

Steve berfikir lagi ia pasti akan menjelaskan segalannya kepada Ann dan seperti biasa Ann selalu mengerti. Ia pun berjalan dihadapan Ann.

Ia menatap Ann lalu menamparnya keras,  Ann terlihat kaget ia menyentuh pipinya. Steve menyesal saat melihat air mata memenuhi mata Ann. Ann berlari Steve ingin mengejarnya namun temannya menghadangnya.

"Bagus Steve, bagus!!" Seru dan tawa seisi kantin. Namun Steve menyesal ia merasa dirinya bodoh sesaat.

Lalu saat pulang sekolah Steve berlari menuju rumah Ann ia ingin menjelaskan segalanya, ia ingin mengakui Ann dia memilih Ann dia ingin meminta maaf.

Namun terlambat sudah, Ia jatuh ke lantai tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Tubuhnya mati rasa, jantungnya seakan tak berdetak. Steve menangis meraung raung berusaha tuk membangunkan Ann. Ia berharap ini mimpi. Tidak, ini bukan mimpi.

Ann terduduk dipojok kamarnya, dengan keadaan yang menyedihkan. Steve memeluknya hatinya ngilu melihat gadisnya gadis yang ia cintai telah pergi, pergi tuk selamanya, dan itu kerenanya.

Steve masih menangis di ranjangnya menangisi Ann, ia menyesal sangat sangat menyesal.

 

Aku minta maaf Steve

Aku memilih cara ini 

Namun aku tak sanggup lagi tuk hidup

Semua yang kucintai selalu meninggalkanku

Aku tak punya alasan tuk hidup

Aku lemah Steve, ya aku lemah

Aku pikir kau lah orang yang kan memberikan cinta yang kudambakan

Namun tidak, kau hanya mempermainkan aku

Memang ini yang terbaik Steve

Aku tau pasti kau tertawa menyeringai jijik ketika membaca surat ini

Namun aku Berterima kasih Steve

Kau pernah memberiku hidup yang sempurna

Aku membencimu Steve di dalam kenyataan aku mencintaimu...

 

Sang wanita murahan

Ann Van de Ran

 

Steve menyesal benar benar menyesal, Karena keegoisannya gadisnya pergi.

"Aku mencintaimu Ann, benar benar Mencintaimu."

 

Seven years later…

 

Steve memutuskan tuk pindah sekolah ke negara impian Ann yaitu London.

Tak ada yang menarik lagi di Amerika ia membenci negara kelahirannya itu karena ia hanya kan mengingat Ann disana. Ia merasa bersalah setiap saat, setiap waktu.

 

Untuk Ann gadisku,

Ini sudah 7 tahun sejak kepergianmu

Aku masih menyesal hingga saat ini

Hatiku telah mati Ann

Kau membawa hatiku bersamamu

Aku berdiri di tepi pantai namun pantai yang berbeda ini negara impianmu Ann

London,

 

Aku minta maaf Ann

Aku mencintaimu selalu 

Sampai jumpa di kehidupan selanjutnya gadisku!!

Priamu Ann,

Steve Alison

 

 

 

**end**

 

 

 

 

 

 

Komentar