Reason (IDN)
Ombak terus menerjang ke arah bibir pantai, sepasang kaki tak beralas kan apapaun berdiri di sisinya. Pria itu mencoba mengondisikan diri ke masa lalu. Masa lalu saat ia memakai baju yang sama seperti sekarang, tak beralas kaki karena paksaan, tapi tetap saja berbeda. Tak sama karena tak ada gadis yang bergelanyut mesra di dekapannya, tak ada yang memaksanya melepas alas kaki, tak ada yang berpuisi mengagumi ombak pantai yang berhamburan. "Kini pantai tak indah lagi, Ann.." Gumam Steve, matanya kosong mengungkapkan hatinya. Steve pelan berjalan melewati jembatan gantung kecil yang sunyi, sesekali meraba pegangannya menghidupkan kembali masa lalu. Pria itu tlah sampai dikamarnya. berbaring pelan menenangkan hatinya, sungguh pemandangan terburuk yang melukai hati hingga bagian terkecil sekalipun. Mengingat Ann tertunduk di pojok kamar dengan darah menghiasi pergelangan tangannya, menodai dress kuning khas Ann. Sungguh Steve tak menyangka hari dimana air mata...